Langsung ke konten utama

Workbook ALLAH, Inilah PROPOSAL HIDUPKU……



ALLAH, INILAH PROPOSAL HIDUPKU[1]



A.      Saya adalah Masterpiece
Saya adalah orang yang special, saya adalah salah satu produk sempurna yang Allah ciptakan kedunia ini. Saya adalah Mahakarya Allah Swt yang tak satupun makhluk dapat menyerupainya, tidak ada satu pun makhluk yang kehidupannya sama dengan saya. I’m the only one ! I’m the winner and I’m the number one (Numero Uno).
Saya sangat berharga, the limited editon. Terima kasih Allah atas semua yang telah Engkau beri tak satupun nikmat itu luput menghiasi lingkaran hidupku dan ku tahu smua nikmat itu tak dapat dibayar dengan apapun, sekalipun itu bumi dan seisinya saya berikan kepada-Nya, karena saya juga tahu saya bukanlah apa-apa tanpa rahmat dan karunia-Nya. Sholawat serta salam tak akan pernah padam saya curahkan pada Rasul sekalian alam, lentera hati yang suram, mercusuar dalam gelapnya malam Rasulullah Sholollahu ‘Alaihi wasallam. Ilmu dan suri tauladannya yang tak akan pernah di ingkari meski sekalipun diri ini seorang kafir, karena beliaulah Al-Amin “Yang di percaya”.
Pengalaman hidup Saya pun sangat berbeda dengan orang lain. Halangan dan rintangan saya anggap sebagai sebuah sensasi baru. Beratnya problematika hidup saya jadikan pelajaran berharga. Dan alam pun tak tinggal melengkapi perjalanan hidup saya sebagai sebuah guru besar yang setiap pelajaranya sangat mengena dihati.  Mungkin Saya pernah dihina orang lain tetapi saya sangat yakin kadar penghinaan itu belum seberapa, masalah yang saya hadapi tak ada apa-apanya dibandingkan orang-orang di luar sana, segala kejadian dan bentuk penghinaan pastilah juga berbeda. Bukti bahwa Allah masih sayang terhadap saya hambanya, karena hidup memanglah suatu ujian, kemudian bagaimana saya menyikapinya sebijak mungkin sehingga memperoleh kedudukan tertinggi disisi Tuhan kita. Yaitu derajat takwa setelah derajat keimanan yang kita terima.
Begitu juga saat saya mendapat suatu prestasi hebat. Pasti cara memperolehnya, tanggal kejadian, dan bentuk penghargaanya juga berbeda. Memang saya benar-benar berbeda dengan siapapun di dunia ini. Maka untuk melengkapi perjalanan hidup ini, saya akan goreskan lewat tinta emas pembaharuan segala impian yang telah tertanam jauh di dasar hati dan akan saya tuangkan semua itu dalam proposal hidup ini.
Dengan ini Saya akan tuliskan pengalaman hidup Saya. Saya akan buktikan bahwa Saya benar-benar special. Saya akan buktikan bahwa saya bisa menjadi sorang sosok yang akan memberikan perubahan bagi bangsa ini. Dan saya akan buktikan bahwa itu bukanlah sebatas persepsi. Saya tuliskan semuanya ini tanpa berpikir dan menganalisa. Karena saya ingat betul akan sebuah perkataan dari Abdullah bin Azzam bahwa peradaban Islam  itu di bangun oleh dua warna, yang pertama hitam tinta para ulama dan kedua adalah merah tinta para Syuhada. Setelah itu, Saya baca kembali. Ternyata, Saya memang benar-benar special, tiada duanya. Saya sangat bersyukur pada Allah yang telah menjadikan saya mahakarya (masterpiece).
 Nama Saya  Usnul FiQri  Adalah special I’m a golden boy.
     Sebuah prolog:
            Nostalgia kehidupan nan indah akan selalu terukir di dalam lensa kenangan.
Nama lengkap : Usnul FiQri
Blog                   : Yadakabis22.blogspot.com
 Nama fb           : Ibnu Raebi Ci Tiy
 No.hp               : 085312266586/087895929342
Alamat Sekarang: Gg. Tulang kuning, parung- bogor.
Prestasi menulis: Belum ada (hanya saja senang menulis di blog dan mengikuti beberapa event-event perlombaan seperti  “mtq dan lomba menulis puisi dan cerpen”). Itu dulu…..
Keseharianku adalah seorang mahasiswa semester Empat jurusan Management Perbankan Syariah di sebuah STEI (Sekolah Tinggi Ekonomi Islam) SEBI, yang bertempat di kawasan Bojong sari-Depok. Aku merupakan anak ke empat dari lima bersaudara. Awalku menulis adalah saat duduk di bangku sekolah dasar, yang diawali pemberian tugas oleh salah seorang guruku untuk membuat puisi. Entah apa yang ku tulis saat itu, karena memang hobiku saat itu bukanlah menulis melainkan matematika dan menggambar. Namun sejalan beriringnya waktu, aku mulai jatuh cinta akan namanya sastra. Hingga semuanyanya memuncak disaat terakhir bangku sekolah dasar nilai Ujian Nasionalku tertinggi bukan hanya Bahasa Indonesia, namun mencakup seluruh mata pelajaran yang diujiankan. Alhmdulillah saat itu juga aku menjadi lulusan terbaik walaupun setingkat SD. Entah kenapa di tingkat selanjutnya SMP dan Madrasah Aliyah seolah aku tersihir, hanya bahasa dan sastra tujuanku. Namun bukan berarti ku tak suka pelajaran yang lain, tapi memang yang lebih menonjol diantara semua adalah sastra, hal itu juga didukung oleh guru sastra dan bahasaku saat itu. Ia pun pernah membawa kami ke salah satu rumah puisi yang tak jauh dari tempatku bersekolah dan ternyata rumah puisi itu adalah milik salah seorang sastrawan nasional “Taufik Ismail”, saat bertemu dan bercengkrama dengan beliau justru semakin menambah motivasiku untuk maju kedepannya meraih cita-citaku menulis sebuah buku. Walaupun belum tercapai ku harap dalam waktu dekat ini akan ku wujudkan itu. “Yakin dan katakan bisa itulah moto hidupku.


Terimakasih guruku “terimaksih Bp. Taufik Ismail” atas motivasi dan dorongannya
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Diantara pengalaman hidup yang sudah Saya tulis, Saya pilih pengalaman hidup Saya yang sangat berkolerasi dengan kuat dengan masa depan saya. Saya tulis pengalaman atau profesi yang akan terus Saya asah dan kembangkan pada kertas kerja di bawah ini. Salam sukses ^_^
Saya Usnul FiQri, Penulis hebat, Motivator Cintasuci.

_____________________ , Penulis Hebat, _____________________




Sebuah prolog:
 “Hidup terkadang sulit jika kita memandangnya sebagai sebuah kesulitan, namun akan berbeda jika kita mencoba untuk mesyukuri setiap detik helaan nafas ini, secara tidak langsung berarti kita telah berusaha untuk mencintai dan menikmati sgala apa yang telah ada pada diri kita. Manusia cenderung mendapatkan apa yang ia fikirkan, jika engkau berfikir baik, maka kebaikan pulalah yang akan engkau dapat, namun disaat kita berfikir akan suatu hal yang buruk maka keburukan itulah yang kan kita peroleh.
Saya dilahirkan di Solok Sumatra Barat pada 26 Februari 1991. Saya anak keempat dari lima orang bersaudara dari pasangan Syufri Bujang dan Eliza Mutia. Anak pertama dari orang tua kami mengalami gangguan kejiwaan, sudah bertahun tahun ia menderita penyakit tersebut sudah bertahun pula kami mencoba mengobatinya, namun apalah daya semua adalah kehendak Allah Yang Maha Esa, manusia hanya bisa berusaha tapi semuanya tetap bermuara padaNYA, sedangkan kakak saya no 2 masih berusaha mengurangi beban keluarga dengan jalan merantau   dan kakak saya yang no 3 sudah berkeluarga. Saat ini hanya saya yang masih duduk di bangku perkuliahan dan si bungsu adik perempuan saya saat ini belum bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi dikarenakan kendala. Sedangkan ekonomi keluarga saat ini ditopang dari penghasilan “berdagang” dari ibu kami. Karena ayah telah pergi mendahului kami menemui Sang Ilahi menuju pangkuanNya yang suci dan abadi 5 tahun yang silam, tepatnya pada 31 Agustus 2006.
Saya kecil bersekolah di SDN 17 Pagi Cipinang Besar Selatan yang kemudian melanjutkan ke MTs Muhammadiyah Saning Bakar Solok. Dan MAN Kotobaru  Padangpanjang Sumatra Barat lah yang menjadi pelabuhan terakhir saya sebelum berkeinginan melanjutkan pendidikan di STEI SEBI.
            Hobi saya yaitu membaca dan belajar menulis. Karena saya sangat ingin menjadi seorang penulis hebat yang menebarkan manfaat kepada siapa saja di dunia ini. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang dapat memberikan manfaat kepada manusia lainnya. Saya orang yang peduli akan sesama tapi sedikit pendiam. Saya tinggal di Sumpadang Gobah Jorong Balai Lalang Saning Bakar Kabupaten Solok (Alamat kampung), alamat sekarang sda.
            Adapun bakat yang saya miliki adalah menamatkan buku dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya. Oleh karena itu saya berminat menyalurkannya di bawah bimbingan STEI SEBI yang saya lihat, telah menyediakan wadah  dan jalur yang relevan dengan segala yang saya punya. Dewasa ini begitu mengecewakan, kebanyakan dari mereka yang berkecimpung di jalur ekonomi, ternyata  lemah dan keropos dari cara pandang  mereka dalam berekonomi serta jauh dari apa yang di ajarkan oleh Alqur’an dan Sunnah. Begitulah umat Islam dewasa ini kita temui, dan begitulah adanya.

Dan Allah telah berfirman didalam Qur’an surat ar-ra’du ayat 11 “sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka sendiri yang mengubahnya.” Dan saya kutip sebuah syair “Aku ingin mengubah dunia namun tidak bisa, aku ingin mengubah bangsa dan negaraku tetap jua tidak bisa, aku ingin mengubah keluargaku lebih tidak bisa, akhirnya aku ubah diriku sendiri sehinga aku menjadi teladan bagi keluargaku dan keluargaku menjadi teladan bagi bangsa dan negaraku sehingga bangsa dan negaraku menjadi contoh, panutan dan teladan untuk dunia.”
Maka dari itu saya begitu termotivasi untuk mendapatkan kesempatan di STEI SEBI yang menjanjikan prospek yang cerah kedepannya, sehingga  membantu saya untuk tetap dapat memberikan sumbangsih yang berarti untuk saya, keluarga, bangsa, agama dan insyaAllah dunia. Amin…..  
Artinya disini saya memiliki nilai lebih sebagai ulama dengan modal dibidang ekonomi baik itu dalam bentuk yang konkret atau  sebaliknya. Selain dari pada itu alasan kenapa saya melabuhkan pilihan saya di STEI SEBI karena fokus, maksudnya disini STEI SEBI berkosentrasi  di bidang ekonomi islam dimana kalau dilogikakan proses dan hasilnya, tentunya lebih baik dari yang lain, ditambah lagi dengan beasiswa dan relasi yang kuat dengan instansi serta jaringan yang kuat.
            Saya memiliki pengalaman berorganisasi, diantaranya
Pengalaman Berorganisasi:

Ø  Ketua Bidang PIP (Pengembangan Ilmu Pengetahuan) Ikatan Remaja Muhammadiyah
(2006-2007)
Ø  Atlit Tapak Suci Putra Muhammadiyah (2006-2007)
Ø  Ketua Fortasis (Forum Ta’aruf Siswa) Ikatan Remaja Muhammadiyah (2007-2008)
Ø  Bendahara FOKUS (Forum Ukhuwah Solok) (2008-2009)
Ø  Ketua Qismu Shihah (Kesehatan) Asrama MAN Kotobaru yaitu Ikatan Asrama Madrasah Aliyah program Khusus (IKAS MAPOKUS) (2009-2010)
Ø  Ketua Qismu da’wah rohis MAN/MAKN Koto Baru (2010-2011)
Ø  Guru/Pengajar di TPA Daaru-Rahman (2011-2012)
Ø  Biro BPKI Isef STEI SEBI (2012-2013)  
Ø  Sekretaris OKS (Orgnisasi Kader Surau) 2012-sekarang
Ø  Ketua bidang litbang (Penelitian dan Pembangunan) ForMMi (Forum Mahasiswa Minang STEI SEBI).


Adapun prestasi yang pernah saya raih, sbb: Prestasi:

Ø  Juara 1 MSQ (Musabaqoh Syarhil Quran) (2010-2011)
Ø  Juara harapan 3 Tahfizh Quran 3 juz (2010-2011)
Ø  3 buku antologi bersama puisi(2012-2013)
Ø  1 buku antologi bersama cerpen (2012-2013)
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Alhamdulillah, Saya adalah makhluk satu-satunya yang disiapkan di muka bumi ini oleh Allah I’m a khalifah in the world. Saya special, berharga dan sangat mahal. Sehingga mulai saat ini Saya harus menunjukkan bahwa pikiran, perasaan, dan perbuatan Saya memang berharga sangat mahal, bahkan tak ternilai oleh apapun sekalipun di samakan dengan segunung emas.
Bila masa lalu Saya buruk sudah tidak mungkin saya benahi dan hapuskan. Begitupula bila masa lalu Saya penuh prestasi, Saya juga tidak bisa terus menerus membanggakannya. Yang lalu biarlah berlalu. Saatnya sekarang saya bicara masa depan Saya. Masa depan saya harus dirancang sejak saat ini agar masa depan Saya tidak menjadi misteri.
Sungguh Saya sangat beruntung bila pengalaman atau profesi Saya sejalan dengan apa yang hendak Saya capai di masa depan. Sayalah sutradara sekaligus pemain utama dalam kehidupan Saya. Saya akan buat skenario kehidupan Saya secara menarik, menantang, menggairahkan, asyik untuk Saya nikmati, dan ditonton banyak orang.
Dunia terus bergerak maju, tantangan semakin berat. Bila Saya masih menggunakan cara-cara hidup saat ini untuk bersaing di masa depan maka Saya pasti akan tergilas zaman. Saya tidak akan gadaikan masa depan Saya. Saya akan segera merancang masa depan Saya!
B.      Saya Tetapkan Prestasi Terbaik Yang Ingin Saya Raih
Saya akan menulis prestasi yang terbaik  yang memenuhi kaidah spesifik, terukur, jangka waktunya jelas. Selain itu prestasi terbaik itu meningkatkan 4-ta (harta, tahta, kata, dan cinta) Saya dan juga bermanfaat bagi orang lain.
Cara Penulisan Prestasi Terbaik yang Salah
Cara Penulisan Prestasi Terbaik yang Benar
Tidak Spesifik:
Saya adalah orang yang bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat
Spesifik:
Saya adalah Motivator terbaik di Indonesia
Saya adalah penulis best seler novel dan cerpen Yadakabis
Tidak Terukur:
Karya-karya yang saya buat setiap tahun selalu meningkat
Terukur :
Buku-buku yang saya buat setiap tahun bertambah 10 karya.
Jangka waktu tidak jelas:
Suatu saat nanti Saya pasti berprestasi
Jangka waktu jelas:
25 tahun, 35 tahun atau tercapai pada 2021, 2030 dst.
Tidak meningkatkan 4-ta:
Keluarga Saya lebih sejahtera
Meningkatkan 4-ta:
Penulis terbaik di Indonesia, Memberi Inspirasi 7 Juta orang ,
Tidak memberi manfaat untuk orang lain:
Menjadi penulis yang sukses
Memberi manfaat untuk orang lain:
Memberi lapangan pekerjaan 11 juta orang

Tanpa ragu Saya tuliskan prestasi apa yang akan saya wujudkan. Saya biarkan tangan bergerak menulis prestasi apa yan akan Saya wujudkan.
“Rencana tahun ini: “
1.       “Yang pertama adalah mampu menghafal Al-Qur’an 30 juz,
2.       harus lebih aktif  berda’wah,
3.       kemudian melanjutkan azamku melanjutkan jenjang pendidikan untuk kuliah,
4.       buat usaha sendiri dan menjadi lebih mandiri,
5.       maximal 2 ½ tahun kedepannya lagi aku harus bisa menikah dengan orang yang ku sayangi.
6.       3 tahun kedepannya mempunyai anak dan membawa orang tua serta adikku naik haji ke baitullah , , amin...”
7.       masuk kedalam golongan orang-orang beriman dan bertaqwa,
8.  memiliki keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dengan wanita yang slama ini menjadi idaman hati ana.
9.       Menggapai angan yang di azamkan selama ini (menjadi dosen). Menikah dengan...,
10.   dan yang terakhir adalah menaikkan haji seluruh anggota keluarga.   Amin ..”
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Setelah selesai menulis dan semua alternative sudah Saya tulis, Saya baca ulang semua yang sudah saya tulis. Saya pejamkan mata saya. Saya Renungkan mana alternative terbaik yang paling prioritas akan Saya wujudkan.
Agar hidup fokus, Saya tentukan prestasi terbaik satu saja dalam hidup. Prestasi terbaik yang Saya pilih adalah yang benar-benar keluar dari pikiran yang jernih, diresapi dalam hati. Prestasi ini mencerminkan diri Saya, special dan hanya untuk Saya. Bulu kuduk Saya merinding dan Air mata Saya menetes menuliskan prestasi terbaik Saya. Prestasi yang Saya tulis bukan hanya kata-kata rangkaian indah yang sebenarnya Saya enggan dan tidak terlalu berkeinginan mewujudkannya.
Saatnya Saya tentukan pilihan. Saya Rasakan…nikmati..dan yakin Allah sedang menyaksikan Saya. Para malaikat pun juga sedang menyaksikan Saya. Saya tulis sekarang juga. Lagi dan lagi tak akan bosan saya tatapi tulisan itu lekat-lekat, karena sya percaya semuanya kan terjadi.
  1. Target semester 4 IPK Wajib 4.0
  2. Mahir bahasa arab, inggris dan mandarin
  3. Les privat dan ngajar
  4. Kerja dan magang di Bank Syariah terbesar di Indonesia
  5. Aktif di dalam dan luar kampus (Go Public)
  6. Buat buku antologi cerpen, puisi, novel Indie dan bersama
  7. Adik harus kuliah tahun ini 2013
  8. Hafal 5 juz Qur’an 2013
  9. Lebih banhyak senyum sapa dan ceria
  10. Jauhkan rasa puas, pelihara rasa syukur
  11. Ganti Hp/Gadjet (BB, ANDROID, Tabled, Aple)
  12. Buat Id FAM (Forum Aktif Menulis)
  13. Gabung dengan komunitas lingkar pena Jabodetabek
  14. Ngirim surat dan uang untuk Ibu dan adik di kampong
  15. Beli lemari, rapikan kostan serapi-rapinya.
  16. Beli sepeda/motor keren (minimal satria Fu 1, Maximal ninja)
  17. Perbanyak puasa sunah+ Dhuha+Tilawah+Tahajjud
  18. Rajin hemat+sedekah+berbagi+sharing
  19. Dekat, akrab dan peduli dengan teman-teman+dosen kmapus+adik-adik+kakak kelas
  20. Nambah link dan relasi KEPENULISAN & PERBANKAN SYARIAH
  21. Aktifkan ForMMi dan Al-MaKES
  22. Buat seminar Ekonomi Islam di Padang dengan tema “Memasyarakatkan ekonomi syariah, mensyariahkan ekonomi masyarkat.”
  23. Buat group nasyid lagi atau band
  24. Jadi delegasi SEBI dalam MTQ MAHASISWA dan Olimpiade Ekonomi Islam
  25. Belajar untuk setia dan satu hati (Temukan Dia)
  26. Buat Pasport dan go to Malaysia
27.   Motivator terbaik di Indonesia
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Dalam diri Saya ada lebih dari satu trilyun sel yang masing-masing memiliki kapasitas 1.17 volt daya listrik. Begitu kita memikirkan apalagi menuliskan sesuatu yang ingin diraih, sel-sel tersebut akan terpengaruh dan mendukung Saya sepenuhnya. Itu artinya, apapun yang Saya pikirkan akan mempengaruhi Sel-sel di dalam tubuh Saya. Sel-sel ini adalah pasukan saya. Selama Saya tetap yakin dan mengambil  tindakan nyata maka sel-sel itu tetap loyal menjadi pasukan Saya. Itu artinya Saya tidak sendiri, Saya punya trilyunan pasuka berupa sel-sel yang akan selalu mengikuti instruksi Saya.
Saya sudah yakin, Saya baca prestasi terbaik yang Saya tulis dengan suara yang keras. Saya Baca sekali lagi dan Saya rasakan seolah-olah Saya sudah mewujudkan prestasi itu.
C.      Saya Menjadi Seorang Ahli (Expert)
Memulai untuk menghasilkan uang adalah kesalahan terbesar dalam kehidupan. Lakukan apa yang menurutmu merupakan keahlianmu, dan jika kamu cukup bagus melakukannya, uang akan datang. (Greer Garson, Pemenang Piala Oscar 1943 untuk peran utama wanita)
Keahlian yang Saya kembangkan tentu saja harus sejalan dengan prestasi terbaik yang akan Saya capai. Prestasi terbaik adalah tujuan akhir yang hendak kita tuju, sementara expert adalah alat untuk mencapai tujuan itu.
Saya menjalankan langkah-langkah berikut:
1.       Saya mendaftar semua kegiatan yang telah Saya jalani dan banyak menghabiskan waktu
2.       Lalu saya kelompokkan kegiatan tersebut jadi 3 bagian; Kegiatan yang Saya kuasai, kegiatan yang Saya cintai, dan kegiatan yang menghasilkan. Boleh jadi satu kegiatan bisa termasuk ke dalam tiga bagian tersebut.
3.       kemudian, pilih dari daftar itu satu, dua atau tiga hal yang paling Saya kuasai, Saya cintai, dan menghasilkan. Saya akan focus pada kegiatan itu, karena itu adalah diri Saya. Mulai hari ini, waktu Saya seharusnya paling banyak dialokasikan untuk hal-hal tersebut.
4.       Saya lihat daftar kembali, saya buat rencana untuk mendelegasikan semua kegiatan yang tidak Saya kuasai, cintai, dan menghasilkan lain kepada orang lain. Saya berikan agar hal itu dikuasai, dicintai, dan bermanfaat bagi orang lain. Ini agar saya makin focus dan berarti Saya siap menjadi seorang expert.
Kegiatan Yang Saya Kuasai
Kegiatan Yang Saya Cintai
Kegiatan Yang Menghasilkan
1.       Membaca dan menulis.
2.       Mengajar
3.       Editor naskah

1.       Membuat cerpen, puisi dan artikel.
2.       Menjadi guru
3.       Online
1.       Mengirimkan tulisanku ke media masa.
2.       Jadi guru bimbel dan privat.
3.       Editor online

Saya akan focus pada kegiatan yang Saya kuasai, cintai, dan menghasilkan. Saya tidak akan serakah ingin menguasai banyak hal karena itu justru tidak akan menjadikan Saya tidak expert




pada bidang apapun.

Saya akan expert di bidang “Dunia tulis-menulis” .

C.1 Waktu Saya untuk meningkatkan Expert
waktu yang dihabiskan untuk mengasah expert dalam satu hari setidaknya sama dengan waktu tidur. Saya isi kolom di bawah ini, di bagian kiri waktu yang Saya habiskan dan di sebelah kanan Saya tulis komitmen yang akan Saya lakukan setelah ini.
Contoh, bila Saya selama ini tidur 8 jam sehari, tulislah 8. Di bagian kolom (Bila usia Saya 60 tahun) Saya lakukan pembagian angka  8 dengan 24 dan kemudian kali 60, hasilnya 20. Ini berarti Saya tulis angka 20 di kolom itu dan itulah waktu yang Saya habiskan untuk tidur (20 tahun) selama Saya hidup (dengan asumsi usia Saya 60 tahun).
Misalnya, sekarang Saya berkomitmen tidur 6 jam sehari maka Saya tulis angka 6 di sebelah angka 8 (8/6). Ini berarti di kolom “Bila Usia Saya 60 Tahun” (6/24 dikali 60) hasilnya 15. Ini berarti Saya tulis angka 15 disebelah kanan angka 20 (20/15). Itu adalah komitmen perkiraan waktu tidur yang Akan Saya habiskan selama hidup. Wah, masih banyak juga ya? Malu Saya… ternyata 25-35% hidupku dihabiskan untuk tidur.
Kegiatan
Per Hari (Jam)
Bila Usia Saya 60 Tahun*)
Tidur
6
15
Bekerja
8
20
Meningkatkan Expert
3
7.5
Berinteraksi dengan keluarga
2
5
Ibadah
2
5
Nonton Televisi
2
5
Kegiatan lain
1
2.5
                                                                                                                                           *) Per hari dibagi 24 dikalikan 60
Cara tercepat meningkatkan expert adalah dengan cara mengajarkan dan menyebarluaskan kemampuan yang Saya miliki saat ini. Waktu tidak akan pernah kembali dan tidak bisa dibeli. Jadi, takutlah menghabiskan waktu untuk sesuatu yang percuma.
C.2 Saya mencari Guru Expert, Spiritual, dan Kehidupan
Saya akan membuat daftar orang-orang yang ingin Saya jadikan pembimbing dan meminta mereka meluangkan waktu beberapa menit sebulan untuk Anda. Beberapa akan berkata tidak, tapi beberapa akan berkata ya. Saya Terus meminta sampai mendapat jawaban positif. Guru kehidupan adalah orang yang berhasil dalam kehidupan tetapi juga dia memiliki rasa kepedulian dengan orang lain.
Anthony Robbins menyarankan, bila Saya menginginkan kehidupan yang lebih baik, jangan mencari rumor atau gossip, carilah model dan mentor yang hebat dalam kehidupan yang nyata. Nah, siapa yang akan Saya jadikan mentor atau guru? Saya tulis nama orang-orang itu di bawah ini:
Guru Expert
Almarhum Ayah, Ibu sang tangguh dan Special to Mba II Holillah
#Teman sejawat dan seperjuangan Imron Fithri Tantowi dan Syahid Rabbani, Taufik Akbar dan M.Fadhillah, Isya Eka Syaputra dan M. Fajri, Alif Auza Isnanda dan M. Iqbal, Itmam Huda dan M. Haikal, Herdian Yusfan dan Mukhtar Yaser dan Amirul Mukminin, Ilham Suryadi dan Syukri Mauludi, Irsyadi Sholihin dan Haqimah Rahmah Sari, Maulidia Ananda dan Urwatil Wutsqo, Agustin Suci Rahayu dan Usnul Fiqri, Reska Aprila, Uni Ebi, Ma’ruf, dll.

Guru Spiritual
#Guru mentoring: yang dulu da yang sekarang mulai dari Bang Rumady, Ustadz. Deni Purnama,   Lc.,  Ustadz. Agis, Ustadz-Ustadz yang setia dan sabar membimbing kami hingga detik ini Ustadz Lutfi S.Ag, Ustadz Fahmi Syahbudin SEI, Ustadz Aris SEI, Ustadz Bisyri Lc., dll.

Guru Kehidupan
Hingga detik ini aku sangat menghargai filosofi daerah asalku Minangkabau yang denai cinto, Padang Sumatra Barat. Adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah. Adat yang bersendikan pada syariat agama, dan syariat agama yang berlandaskan pada “kitabullah”, Al-Qur’an.
Filosofi yang kedua adalah “Alam takambang jadi guru”, yang mana guru kehidupan yang terbaik itu adalah alam. Sebagaimana perkataan para bijak berkata bahwa “ pengalaman adalah guru terbaik, yang selalu mengajarkan kita akan sebuah makna kehidupan. Jangan menyerah terhadap segala hal yang menerpa hidup kita, namun hadapi ia dan syukuri segala yang ada. Dengan memelihara kesyukuran dan menjauhkan setiap rasa puas, karena pada dasarnya manusia itu tak akan pernah merasa puas sebelum mulutnya dipenuhi oleh tanah, dengan kata lain “Kematian”.
Alam adalah makhluk hidup juga, alam adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Hidup, maka perlakukanlah alam sebagai teman hidup. Irhamuu ahlal ardhi yarhamkum man fis-sama' (Sayangilah oleh kamu sekalian segala apa yang ada di bumi, maka yang dilangit juga akan menyayangimu).

C.3 Saya Bersahabat dengan Orang Yang Mendukung Saya
Saya tidak bisa sendirian. Sehebat-hebatnya Saya, pasti Saya membutuhkan orang lain. Saya harus memiliki teman-teman yang selalu menyemangati, menginspirasi, dan mendukung Saya. Begitupun Saya, Saya juga menyemangati, menginspirasi, dan mendukung teman-teman Saya.
Saya tulis 5 sahabat yang akan sering diajak diskusi, sharing, atau curhat. Sahabat ini adalah soulmate Saya. Mereka seperti saudara kandung. Mereka terbuka dengan Saya. Sebaliknya pun Saya begit. Saya siap mendukung mereka.


Nama Sahabat Saya
Alasan Memilih menjadi Soulmate

Irsyadi Sholihin dan Haqimah Rahmah Sari, Maulidia Ananda dan Urwatil Wutsqo, Agustin Suci Rahayu dan Usnul Fiqri.

“SaSaWanDaSuFi”. Kami adalah shohib, sahabat setia yang tak terpisahkan, meskipun kini smuanya tak berada pada satu tempat yang sama, tapi merekalah penyemangatku setelah keluargaku. kalian tak akan hilang dari sanubari ini karena kalian sangat berarti.

  1. Saya Sempurnakan Hidup Saya Sekarang
Saya tidak pernah meraih hidup dimasa depan hingga melakukan kegiatan-kegiatan yang berkualitas di hari ini. Bila Saya meremehkan hidup Saya saat ini kehidupan Saya akan menjadi sulit nantinya.
Memang sih boleh jadi Saya mampu mewujudkan prestasi terbaik dan menjadi seorang expert ternama di masa depan tanpa menghiraukan hidup Saya hari ini. Tapi Saya percaya, apa yang Saya capai tak akan bertahan lama dan itu tidak akan membuat hidup Saya bahagia.
Target 90 hari, Triwulan 1
Bidang Kehidupan
Target 90 hari (Terukur dan Menantang)
Karya-karya yang akan Saya hasilkan
Membuat buku puisi dan antologi bersama,
Keuangan/financial/aset
Dapat uang dari kerja jadi guru privat dan bimbel
Kesehatan
Insya_Allah ‘Afiyatan (sehat se-sehat_sehatnya)

Keluarga
Sering-sering nelpon ibu dikampuang,
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
Sering sapa, senyum.

Kehidupan Spiritual
Rajin ikut dalam kegiatan social seperti rumah zakat


Target 90 hari, Triwulan 2
Bidang Kehidupan
Target 90 hari (Terukur dan Menantang)
Karya-karya yang akan Saya hasilkan
membuat buku puisi, cerpen sendiri.
Keuangan/financial/aset
Cari kerja apapun yang penting halal

Kesehatan
Perbanyak link, relasi dan jaringan.

Keluarga
Makmur, aman dan sejahtera


Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
Rajin ikut dalam kegiatan social seperti   Komunitas Sehat Mu’amalat.


Kehidupan Spiritual
Nambah hafalan 2 juz


Target 90 hari, Triwulan 3
Bidang Kehidupan
Target 90 hari (Terukur dan Menantang)
Karya-karya yang akan Saya hasilkan
Nerbitin buku I’m and Kader Surau


Keuangan/financial/aset
Dompet tebal dan banyak uang

Kesehatan
Sering-sering olahraga

Keluarga
kalo bias ngirim uang ke ibu dan adik di kampuang.
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
Aktif di surau dan masjid lagi

Kehidupan Spiritual
Pengen ngajar Tpa, ngajar ngaji lagi




Target 90 hari, Triwulan 4
Bidang Kehidupan
Target 90 hari (Terukur dan Menantang)
Karya-karya yang akan Saya hasilkan
novel indie “YADAKABIS”.

Keuangan/financial/aset
Investasi tabubungan dan emas

Kesehatan
Asuransi dan sering jogging pagi+push up
Keluarga
(Umrah dan haji bareng, Amin), minimal ana umroh duluan J
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
Aktivis da’wah (pengajian bapak-bapak dan ibu-ibu+majlis ta’lim)

Kehidupan Spiritual
Tidak pernah ninggalin tahajud, dhuha, dan shodaqoh


Sekarang saatnya Saya komitmen dan disiplin. Komitmen tanpa disiplin akan menghasilkan rencana tanpa hasil. Disiplin tanpa komitmen tertulis itu adalah keteraturan tanpa hasil.
D.1 Saya Tetapkan Komitmen Sikap dan Perilaku Saya (Positif, Produktif, Kontributif!)
a. Bersikap dan Berperilaku Positif
Nah, untuk membiasakan Saya mulai berpikir, berkata dan bertindak yang positif maka saatnya Saya merenungkan hal-hal negative apa yang biasanya masih muncul dalam diri. Saya berkomitmen mengubahnya. Supaya lebih mengkristal dan terinternalisasi dalam diri Saya.
Kebiasaan Negatif Saya
Komitmen untuk Diubah Menjadi
Sering bangun kesiangan, sering online dan main games, kurang focus dan komitmen terhadap waktu.




Tidur lebih awal, menyedikitkan online dan main games walaupun perlahan, buat schedule dan agenda kegiatan, buat pengingat berupa catatan di madding pribadi, notebook dan alarm hp.

a. Bersikap dan Berperilaku Produktif
“Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin rugilah dia. Barangsiapa yang hari ini lebih buruk dibandingkan dengan hari kemarin celakalah dia. Dan barangsiapa yang hari ini lebih baik dibandingkan hari kemarin dialah orang yang beruntung.”
Agar perubahan kecil tapi konsisten dan terus meningkat Saya miliki, maka saya setiap pagi Saya menuliskan 5 kegiatan prioritas yang akan Saya lakukan setiap harinya. Saya Tempatkan kelima hal tersebut sebagai urutan prioritas dan Saya berkomitmen untuk menepatinya.
Bila pada hari itu belum tuntas maka Saya tuliskan tindakan yang belum terlaksana ke urutan puncak hari berikutnya. Satu-satunya pengecualian untuk dituliskan di hari berikutnya adalah sesuatu yang lebih penting muncul untuk hari berikutnya.
Agar waktu yang saya miliki benar-benar produktif maka Saya akan melakukan hal-hal rutin harian, diantaranya:
#Nulis puisi minimal 2 judul perhari
#Buat  cepen minimal 2 tema perhari
#Ngepost di blog apa aja terkait dunia tulis menulis dan ekonomi islam
#Buat artikel minimal satu permasalahan yg urgen (hot news/issue)
#Nambah hafalan Qur’an minimal satu halaman
#Murojaah hafalan minimal satu lembar/dua halaman
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
c. Bersikap dan Berperilaku Kontributif
Kebesaran seseorang tidak ditentukan oleh seberapa besar yang kita terima akan tetapi ditentukan oleh seberapa besar yang bisa kita berikan kepada orang lain. Inilah kenikmatan hidup. Inilah yang harus Saya lakukan agar hidup Saya semakin bernilai dan semakin berarti.
Nah, sekarang saatnya Saya tuliskan, hal-hal apa saja yang akan Saya sumbangkan untuk masyarakat di sekitar Saya.
#Ngajar ngaji TPA
# Jadi guru privat dan bimbel anak-anak sekitar
#Aktif di pengajian bapak-bapak dan ibu-ibu
#Slalu hadir di majlis ta’lim dan majlis keilmuan
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Seberapa besar curahan waktu, tenaga, dan juga dana yang akan Anda rutin kontribusikan untuk masyarakat sekitar Anda?
#Sediakan infak khusus bersama-sama teman kost-an untuk bantuan masyarakat maupun teman-teman kampus yang membutuhkan.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
  1. Sempurnakan Lingkungan Anda
E.1 Saya mulai dari rumah Saya
Saya akan sampaikan Proposal Hidup kepada orang yang berada di rumah Saya. Saya akan tulis prestasi terbaik dan expert yang telah Saya pilih di sebuah lembar kertas dan Saya temple di kamar Saya. Saya tuliskan juga di laptop, meja belajar/kerja, dan tempat-tempat lain yang mudah dibaca.
Saya perlu memiliki buku yang mencatat rencana kerja harian. Saya tuliskan rencana itu sebelum Saya tidur. Saya tidak akan meninggalkan rumah Saya tanpa rencana harian tertulis di dalam buku Anda.
E.2 Saya Sampaikan Proposal Hidup dalam Setiap Kesempatan
Saya akan sampaikan kepada orang-orang yang Saya anggap special. Saya akan minta dukungan mereka tanpa memberi kesan sombong.
E.3 Saya Berdoa
Dalam setiap kesempatan berdoa, Saya selalu memanjatkan doa agar Proposal Hidup Saya terwujud. Selain itu, Saya bermohon doa khusus kepada orangtua, saudara, sahabat, guru serta orang-orang yang memiliki kekuatan dalam berdoa.
Ketika berdoa tunjukkan proposal itu Saya sampaikan “Ya Allah, inilah jalan hidup yang ingin saya tempuh. Bila dengan ini Engkau semakin cinta kepadaku bantulah aku untuk meraihnya. Tetapi bila dengan ini Engkau murka kepadaku, keberadaanku menjadi tidak bermanfaat bagi orang-orang di sekitarku, berilah aku petunjukMu.”
E.4 Saya Mensyukuri Keberhasilan di Setiap Tahapan
Setiap Saya mampu memenuhi Target 90 Hari dengan sangat baik. Saya akan merayakannya. Misalnya, dengan menceritakan hal itu kepada orang-orang yang percaya dan cintai, mentraktir teman, atau berinfaq.
Sekarang Saya Tulis Proposal Hidup Saya ini, dengan merangkai bahan yang sudah tulis di atas. Saya tidak akan menunda-menunda. Hidup ini singkat, Saya akan berikan yang terbaik. Hidup Saya akan semakin terarah apabila Saya merancangnya dengan penuh kesungguhan. Saya tulis Proposal Hidup ini dengan pikiran jernih dan kesungguhan hati.[2]



Allah, inilah Proposal Hidupku….
“Sebuah do’a, sebuah cinta, sebuah harapan”

Aku semakin tak mengerti dengan semua ini…
Aku tak tau alur cerita ini…
Aku sudah tak tau kemana arahnya ini akan kubawa…
Terlihat sulit di semua sisi…
Terlihat tajam di setiap sudutnya…
Andaikan ada kesempatan itu…
Aku kan membuat hatiku mencintainya karena Allah…
Sungguh Allah yang Maha kuasa membolak-balikkan perasaan hamba-Nya…
Ya Allah Ya Rabbi… bimbinglah perasaan kami dalam ridha-Mu…
Jangan biarkan kami tenggelam dalam tipu daya syaitan…
Pertemukanlah kami dalam cinta-Mu suatu hari nanti Ya Rabbi…
Amiin ya rabbal a’lamin…
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________


[1] Inspirasi sepenuhnya dari buku Tuhan, Inlah Proposal Hidupku…, Jamil Azzaini, Gramedia Pustaka Utama, 2010, Jakarta
[2] Apabila ingin sharing dalam sebuah forum Proposal Hidup kelompok, kirimkan email ke optimalisasidiri@yahoo.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HAKIKAT HIDUP DAN KEHIDUPAN Ringkasan buku  "Allah pun cemburu"  (Belajar dari kecemburuan Allah ) Oleh: Usnul Fiqri ( MPS_11 D ) T uhan adalah kekasih yang paling setia mendampingi dalam suka dan duka. Namun terkadang tanpa kita sadari kita telah menduakan bahkan melalaikan-Nya. Tuhan adalah kekasih yang begitu mencintai hamba-hambaNya, sehingga ketika mereka berpaling dari-Nya maka iapun cemburu. Tuhan berkata “Aku adalah kekasihmu, Aku cemburu kala kau berpaling dari-Ku. Aku cemburu kala kau berpihak pada pikiran, perkataan, dan perbuatan yang tidak Ku sukai.” Allah berfirman dalam   (Q.S 47;36), “Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau..” Dalam buku ini penulis mengulas bahwa tak ayal jika kita berfikir bahwa hidup hanyalah sebatas materi mencari harta sebanyak mungkin untuk memenuhi kebutuhan   pribadi maupun keluarganya.   Setelah satu materi di dapatkan   maka manusia akan terus dan terus mencari materi l...

Sebuah Penentuan

*****   Tutorial sore, kegiatan rutin kami sebagai siswa dan siswi pilihan di MAPK KotoBaru. Sebuah Madrasah Aliyah Negeri berbasiskan pesantren yang lebih dikenal dengan "Madrasah aliyah Program Khusus" yang memiliki beberapa buah fase perubahan nama setelah itu mulai dari MAN/MAPK menjadi MAN/MAKN(Madrasah Keagamaan Negeri),sejalan beriringnya waktu namanya pun kembali beradopsi menjadi ITT(Internasional Timur Tengah)yang lebih di anekdotkan oleh salh seorang Ustadz favourit kami,dulu ku ingat ketika awal mendaftar di kampus 1000 kenangan ini, impian yg kutanamkan adalah melanjutkan jenjang pendidikanku hingga perguruan tinggi di kampung Para Nabi, Cairo Al-Azhar University. namun impian itu sirna sejalan beriringnya waktu, setangkai dengan pendewasaan yang ku terpa dan juga keikut sertaan tangan takdir Allah SWT.   ****   Gedung bertingkat,gedung baru yg terselesaikan, walaupun tidak indah pada waktunya, gedung yang tidak pernah kami bayangkan...
iah (Kala hati yang berbisik) iapun mulai berbicara terkadang manusia tersadar saat ia terjepit oleh himpitan masalah, beribu-ribu problematika  hidup dan sedikit rasa sakit.Namun apakah itu akan tetap bertahan, ataukah hanya sekedar  kefasikan semata!!! Ataukah memang benar-benar sumpah ketaqwaan yang mapan???  Maka  beruntunglah orang-orang yang pandai bersyukur. Moga sakit ini menjadi pelajaran akan  sebuah jati diri dan juga hikmah teruntukku dan juga mengurangi akan dosa-dosa ku, Amin. Dan tadi sepanjang perjalanan naik bus way, ku teringat akan peta2 masa depan yang ku buat dulu, semuanya kembali ku ingat, dan membuat diri ini bersemangat!  Subhanallah, dan muncul power :) moga ini langkah awal yang baik, Amin...! Ya Allah.... mohon petunjuk atas segala resah... mohon ampun ats segala titah tak berbuah... pinta jeruji hati... berikan berkah terali keangkuhan... moga hendak menggapai impian diri... l...