Sebuah prolog:
“Hidup terkadang sulit jika kita memandangnya sebagai sebuah kesulitan, namun akan berbeda jika kita mencoba untuk mesyukuri setiap detik helaan nafas ini, secara tidak langsung berarti kita telah berusaha untuk mencintai dan menikmati sgala apa yang telah ada pada diri kita. Manusia cenderung mendapatkan apa yang ia fikirkan, jika engkau berfikir baik, maka kebaikan pulalah yang akan engkau dapat, namun disaat kita berfikir akan suatu hal yang buruk maka keburukan itulah yang kan kita peroleh. Sebuah syair ku persembahkan untuk kalian yang haus akan dunia.”
BINGKAI DUNIA
Ku terikat nafsu dunia
Yang membuat segalanya terpisah
Namun ku tau semua tak menentu
Diriku dan dirimu
Persahabatan yang lama terbina
Menjalin ukhuwah dalam setiap nada
Bersama merangkai mimpi-mimpi
Yang telah digoreskan
Yang telah digoreskan
Dalam naungan sang Ilahi
Kutetadkan untuk mereka
Segalanya telah musnah
Terpaku dalam bingkai dunia
Kutetadkan untuk mereka
Segalanya telah musnah
Terpaku dalam bingkai dunia
Sawangan, depok
14 Mei 2012
(23.22 WIB)
14 Mei 2012
(23.22 WIB)

Komentar
Posting Komentar